Travel Umroh Sesuai Sunnah
Panduan komprehensif memilih penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji resmi Kementerian Agama RI yang membimbing manasik di atas tuntunan Al-Qur'an dan As-Sunnah bersama jajaran Asatidzah berpengalaman.
Memenuhi panggilan Allah menuju Baitullah adalah impian terbesar dalam hidup setiap Muslim. Banyak calon jamaah yang rela menabung bertahun-tahun, menyisihkan sebagian rezeki terbaiknya, serta mempersiapkan kebugaran fisik demi bisa bersujud di Masjidil Haram dan berziarah ke Masjid Nabawi. Namun, di balik persiapan finansial dan fisik tersebut, ada satu fondasi paling krusial yang sering kali luput dari perhatian: kesiapan ilmu manasik dan ketepatan memilih biro perjalanan yang membimbing ibadah di atas tuntunan yang sahih.
Memilih travel umroh sesuai sunnah bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk ikhtiar nyata agar pengorbanan waktu, tenaga, dan harta yang dikeluarkan benar-benar membuahkan ibadah yang diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagaimana kaidah agung yang telah disepakati oleh para ulama Islam sepanjang zaman, sebuah amal ibadah baru akan diterima apabila terpenuhi dua syarat mutlak, yakni ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah dan ittiba' (mengikuti tata cara yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ).
Melalui artikel komprehensif ini, kita akan mengupas tuntas mengapa bimbingan ibadah yang berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah menjadi kunci kemabruran umrah Anda, apa saja indikator biro perjalanan umrah yang amanah, serta bagaimana PT UMI Tour & Travel (UMI Travel) menghadirkan standar pelayanan prima bersama jajaran ustadz pembimbing berkompeten.
Apa Itu Travel Umroh Sesuai Sunnah dan Mengapa Sangat Penting?
Secara substansi, travel umroh sesuai sunnah adalah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang berkomitmen penuh menjalankan dua amanah sekaligus: amanah muamalah (pelayanan fasilitas, administrasi, dan akomodasi yang jujur sesuai akad) serta amanah ilmiah (membimbing jamaah melaksanakan seluruh rangkaian rukun, wajib, dan sunnah umrah persis sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dan dipahami oleh generasi sahabat).
Ketika Rasulullah ﷺ menunaikan ibadah di Tanah Suci, beliau memberikan pesan tegas agar umatnya mengambil tata cara manasik langsung dari keteladanan beliau: "Ambillah dariku tata cara manasik (ibadah haji dan umrah) kalian." (HR. Muslim).
Pesan kenabian ini menunjukkan bahwa ibadah umrah maupun haji bukanlah ruang untuk berkreasi dengan ritual-ritual baru yang tidak memiliki dasar periwayatan yang jelas. Setiap langkah—mulai dari cara mandi ihram, menentukan titik miqat, melafalkan kalimat talbiyah, melakukan putaran thawaf mengelilingi Ka'bah, melintasi bukit Shafa dan Marwah saat sa'i, hingga memotong rambut saat tahallul—telah memiliki pedoman fikih yang terang benderang.
Sayangnya, ketidaktahuan akan ilmu manasik sering membuat sebagian jamaah terjebak dalam kebingungan ketika tiba di Makkah. Ada yang merasa ragu apakah thawafnya sah atau batal, ada yang kelelahan karena memaksakan amalan yang sebenarnya tidak disyariatkan, dan ada pula yang kehilangan kekhusyukan doa karena sibuk mengejar bacaan-bacaan tertentu yang belum tentu bersumber dari riwayat yang kuat.
Di sinilah letak urgensi berangkat bersama penyelenggara travel umroh sesuai sunnah. Jamaah tidak hanya diantar sampai ke pintu hotel dan Masjidil Haram, tetapi juga dibekali pemahaman yang jernih. Hati menjadi jauh lebih tenang karena setiap gerakan ibadah yang dikerjakan berdiri di atas pijakan dalil yang kokoh.
7 Kriteria Utama dalam Memilih Travel Umroh Sesuai Sunnah yang Amanah
Di tengah banyaknya penawaran paket perjalanan ke Tanah Suci, calon jamaah dituntut untuk cerdas dan teliti. Agar Anda serta keluarga terhindar dari risiko gagal berangkat maupun kekecewaan layanan di lapangan, pastikan biro perjalanan yang Anda pilih memenuhi tujuh parameter utama berikut ini:
Mengantongi Legalitas Resmi Kemenag RI (PPIU & PIHK)
Ketaatan pada aturan syariat harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah. Biro perjalanan yang amanah wajib terdaftar secara sah di Kementerian Agama Republik Indonesia dan terintegrasi dalam sistem SISKOPATUH. Sebagai contoh nyata, PT UMI Tour & Travel telah memiliki izin operasional resmi baik sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU Nomor U.298/2020) maupun Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK Nomor 433 Tahun 2021). Kepemilikan kedua lisensi resmi ini merupakan jaminan perlindungan hukum, kepastian kuota keberangkatan, serta bukti bahwa perusahaan telah melewati audit kelayakan finansial dan manajerial yang ketat.
Didampingi Langsung oleh Ustadz Pembimbing Berkompeten
Perbedaan paling mencolok antara biro perjalanan wisata religi biasa dengan travel umroh sesuai sunnah terletak pada sosok pembimbingnya. Perjalanan ibadah tidak cukup hanya dikawal oleh tour leader yang mahir mengurus koper dan kunci kamar hotel. Jamaah membutuhkan kehadiran sosok asatidzah (ustadz pembimbing) yang memiliki latar belakang pendidikan syariah, hadits, atau fikih yang mumpuni. Kehadiran ustadz pembimbing memungkinkan jamaah berkonsultasi langsung kapan pun muncul persoalan fikih di lapangan—seperti hukum wanita yang mengalami haid menjelang miqat, tata cara ibadah bagi lansia pengguna kursi roda, hingga rincian hukum dam (denda).
Kurikulum Manasik Pra-Keberangkatan yang Sistematis
Bimbingan yang berkualitas tidak pernah dilakukan secara mendadak di bandara. Penyelenggara umrah profesional selalu menyediakan sesi kajian dan pemantapan manasik jauh hari sebelum jadwal penerbangan. Dalam sesi ini, jamaah diajarkan filosofi ibadah umrah, adab-adab safar (perjalanan jauh), simulasi pemakaian kain ihram yang benar, hingga bedah tuntas urutan rukun dan wajib umrah.
Ketelitian dalam Menjaga Kesahihan Miqat & Rukun Ibadah
Banyak jamaah pemula belum memahami batas-batas miqat makani (tempat memulai niat ihram), baik ketika mengambil rute penerbangan langsung menuju Madinah (mengambil miqat di Dzulhulaifah / Bir Ali) maupun penerbangan yang langsung mendarat di Jeddah (mengambil miqat di atas udara sejajar dengan Yalamlam atau Qarnul Manazil). Travel yang berpegang teguh pada sunnah akan sangat disiplin mengingatkan dan memandu jamaahnya agar tidak melewati batas miqat tanpa berihram.
Program Ziarah Ilmiah & Tadabbur Sirah Nabawiyah
Saat berada di Makkah, Madinah, maupun kota bersejarah lainnya seperti Thaif dan kawasan Badar, jamaah akan diajak mengunjungi berbagai situs bersejarah. Travel yang bermanhaj lurus akan mengemas perjalanan ziarah ini sebagai sarana tadabbur Sirah Nabawiyah—mengambil ibrah dari perjuangan dakwah Rasulullah ﷺ dan para sahabat—sambil tetap membentengi akidah jamaah agar terhindar dari praktik pengkultusan tempat yang tidak dicontohkan dalam agama.
Transparansi Akad & Kepastian Fasilitas (5 Pasti Umrah)
Dalam Islam, kejujuran dalam bermuamalah adalah bagian integral dari pengamalan sunnah. Biro perjalanan yang kredibel selalu transparan sejak awal mengenai maskapai penerbangan yang digunakan, jadwal keberangkatan dan kepulangan, nama serta jarak hotel di Makkah dan Madinah, ketersediaan transportasi darat (termasuk fasilitas Kereta Cepat Haramain), hingga rincian pengurusan visa resmi tanpa biaya tersembunyi.
Pendampingan Lapangan yang Sabar, Santun, dan Mengayomi
Ilmu yang tinggi harus dihiasi dengan akhlak mulia (akhlaqul karimah). Tim pembimbing dan muthawwif yang baik adalah mereka yang sabar menuntun jamaah lansia, sigap membantu jamaah yang kelelahan, serta komunikatif dalam menyampaikan arahan tanpa nada bicara yang menggurui.
Mengenal Jajaran Ustadz Pembimbing Umroh Sesuai Sunnah di PT UMI Tour & Travel
Salah satu keunggulan utama yang menjadikan PT UMI Tour & Travel dipercaya oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru Indonesia adalah komitmennya dalam menghadirkan pembimbing ibadah yang memiliki kualifikasi keilmuan yang jelas. Setiap kloter keberangkatan didampingi oleh para da'i, akademisi syariah, peneliti hadits, serta alumni perguruan tinggi Islam terkemuka seperti Universitas Islam Madinah (Arab Saudi) dan LIPIA Jakarta.
Sebagai gambaran bagi Anda yang sedang merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci, berikut adalah jajaran asatidzah resmi yang membimbing jamaah di PT UMI Tour & Travel sebagaimana tercantum pada halaman Pembimbing Resmi UMI Travel:
1. Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat (Abu Unaisah)
Bagi kalangan penuntut ilmu di Indonesia, nama Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat tentu sudah sangat dikenal luas. Beliau merupakan tokoh dakwah senior Ahlussunnah wal Jama'ah, ulama peneliti hadits lulusan LIPIA Jakarta, sekaligus penulis puluhan kitab dan buku ilmiah populer—termasuk karya-karya monumental yang mengupas sifat ibadah Nabi serta pembahasan masalah-masalah fikih kontemporer (seperti seri Al-Masaa-il dan Sifat Shalat Nabi). Kehadiran beliau dalam mendampingi rombongan jamaah UMI Travel di Tanah Suci memberikan kesempatan emas bagi jamaah untuk menimba ilmu hadits dan fikih ibadah langsung dari pakarnya.
2. Ustadz Fariq Gasim Anuz
Beliau adalah da'i senior dan penulis buku-buku keislaman inspiratif asal Cirebon yang menempuh pendidikan di LIPIA Jakarta serta mengantongi rekomendasi ilmiah (tazkiyah) dari para ulama, di antaranya Syaikh Ali bin Yahya Al-Hakami. Keistimewaan Ustadz Fariq Gasim Anuz terletak pada rekam jejak dakwah beliau yang sangat panjang di Tanah Suci; beliau pernah berdakwah membina masyarakat Indonesia di Arab Saudi melalui Jeddah Da'wah Center sejak tahun 1994 serta mengajar di Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran. Pengalaman puluhan tahun bermukim dan berdakwah di Arab Saudi menjadikan bimbingan manasik serta pemaparan sejarah beliau sangat mendalam dan menyentuh hati.
3. Ustadz Muhammad Badar Bajri, S.Pd
Merupakan da'i dan praktisi pendidikan Islam bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) yang berperan sebagai salah satu pembimbing utama untuk program Umrah, Haji Khusus, maupun Haji Furoda di PT UMI Tour & Travel. Beliau secara rutin mengisi kajian pemantapan manasik di Graha UMI Travel. Di lapangan, Ustadz Muhammad Badar Bajri dikenal sangat dekat dengan jamaah, piawai memadukan penjelasan fikih manasik yang praktis dengan tadabbur sejarah perjalanan Nabi di Makkah, Madinah, hingga dataran tinggi Thaif.
4. Ustadz Adam Badar Bajri, Lc
Juga dikenal dengan penulisan nama Ustadz Adam Badar Bajrey, Lc. Beliau menamatkan pendidikan pesantren di Al-Irsyad Tengaran, melanjutkan ke LIPIA Jakarta, hingga berhasil meraih gelar sarjana (Licence / Lc) dari Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah (UIM), Kerajaan Arab Saudi. Selain aktif mengisi majelis ilmu di berbagai masjid kawasan Jakarta, Bogor, dan sekitarnya (termasuk di Pondok Pesantren Minhaj Shahabah), beliau secara berkala membimbing jamaah UMI Travel pada program Umrah Akbar maupun Umrah Plus Thaif.
5. Ustadz Muhammad Halid Syar'ie, Lc
Merupakan alumni Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi, sekaligus Pembina Tahseel Sahabat Ilmi. Berkat masa belajar beliau selama bertahun-tahun langsung di Kota Nabi ﷺ dengan spesialisasi ilmu hadits, Ustadz Muhammad Halid Syar'ie memiliki penguasaan yang sangat kuat terhadap riwayat-riwayat sahih seputar keutamaan Kota Madinah, adab berziarah di Masjid Nabawi dan Raudhah, serta rincian amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah ﷺ selama berihram.
6. Ustadz Anis Abu Ayyub, Lc., M.A.
Seorang pendakwah sekaligus akademisi Islam penyandang gelar Licence (Lc) dan Master of Arts (M.A.) dalam bidang studi syariah. Di PT UMI Tour & Travel, Ustadz Anis Abu Ayyub dikenal sebagai spesialis pembimbing program umrah tematik, khususnya Umrah Kajian Sirah Nabawiyah yang mencakup ziarah napak tilas kawasan Perang Badar dan Kota Thaif. Gaya penyampaian beliau yang runtut dan sistematis membuat jamaah seolah-olah diajak menyaksikan langsung keteguhan perjuangan generasi awal Islam.
7. Ustadz Syafiq Faisal Alweiny, Lc
Da'i lulusan sarjana syariah (Licence / Lc) yang aktif mengawal berbagai grup keberangkatan Umrah Reguler, program Umrah 2x Jumat, hingga paket Plus Thaif bersama UMI Travel. Di samping membimbing langsung pelaksanaan thawaf dan sa'i di lapangan, beliau juga menjadi narasumber tetap dalam program edukasi interaktif tanya-jawab fikih ibadah bagi para calon jamaah, sehingga setiap keraguan seputar hukum thaharah, shalat safar, dan manasik dapat terjawab dengan tuntas.
8. Ustadz Muhammad Yasir Abdullah Badjri, Lc
Merupakan sarjana studi syariah (Licence / Lc) yang memiliki jam terbang tinggi dalam membimbing manasik umrah dan haji di Makkah serta Madinah. Karakter beliau yang ramah, sabar, dan telaten menjadikan beliau sangat disenangi oleh jamaah keluarga maupun jamaah lanjut usia (lansia). Beliau memastikan setiap peserta dalam rombongan dapat menyempurnakan seluruh rukun dan wajib ibadah dengan tenang tanpa merasa terburu-buru.
Tahapan Bimbingan Ibadah di UMI Travel: Dari Tanah Air Hingga Kembali Pulang
Agar kualitas ibadah setiap jamaah terjaga secara menyeluruh, PT UMI Tour & Travel menerapkan sistem pendampingan empat tahap yang terintegrasi. Kami memastikan jamaah tidak pernah berjalan sendiri tanpa arahan ilmiah:
Tahap Pra-Keberangkatan: Pembekalan Intensif di Graha UMI Travel
Sebelum hari keberangkatan tiba, seluruh calon jamaah diundang mengikuti kajian manasik secara langsung di Graha UMI Travel (serta tersedia dokumentasi rekaman di halaman video manasik asatidzah bagi jamaah luar kota). Pada tahapan ini, ustadz pembimbing membedah rincian fikih umrah dan haji dari hulu ke hilir:
- Lurusnya niat dan pembersihan hati dari sifat riya' atau sum'ah (ingin dipuji).
- Tata cara bersuci (thaharah) saat safar, termasuk tayammum dan shalat di atas pesawat.
- Praktik langsung mengenakan kain ihram bagi laki-laki dan ketentuan busana syar'i bagi wanita.
- Penjelasan rinci mengenai hal-hal yang dilarang selama berstatus muhrim (berihram).
Tahap Safar dan Pengambilan Miqat
Saat rombongan berkumpul di bandara keberangkatan hingga berada di dalam penerbangan atau perjalanan darat menuju titik miqat, ustadz pembimbing bersama tim tour leader secara aktif mengingatkan adab-adab safar. Ketika tiba di titik miqat, ustadz memastikan seluruh jamaah telah menyelesaikan sunnah-sunnah sebelum ihram, mengucapkan lafal niat umrah sesuai tuntunan Nabi ﷺ, dan mengumandangkan kalimat talbiyah dengan penuh penghayatan.
Tahap Pelaksanaan Inti di Makkah dan Madinah
Setibanya di Masjidil Haram untuk menunaikan umrah (Thawaf, Sa'i, dan Tahallul), jamaah dibimbing secara langsung oleh ustadz pembimbing. UMI Travel memfasilitasi penggunaan perangkat bantu dengar (audio receiver) jika diperlukan untuk memudahkan koordinasi di tengah keramaian, namun tetap menjaga prinsip sunnah: tidak mengomandoi doa secara serempak dengan suara keras yang mengganggu kekhusyukan jamaah lain. Ustadz memberikan arahan syar'i di setiap pos penting dan memberikan ruang bagi jamaah untuk berdoa dengan khusyuk sesuai hajat masing-masing di samping pengamalan doa-doa ma'tsur dari Al-Qur'an dan hadits sahih.
Selain pelaksanaan rukun umrah, agenda jamaah selama di Madinah dan Makkah diisi dengan Kajian Ilmiah Rutin serta Ziarah Berbasis Ilmu ke Masjid Quba (mengamalkan sunnah berwudhu dari hotel lalu shalat dua rakaat di dalamnya yang pahalanya setara dengan satu kali umrah), Jabal Uhud, kawasan Khandaq, Jabal Rahmah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan penjelasan sejarah yang terverifikasi.
Tahap Evaluasi dan Menjaga Kemabruran Pasca-Kepulangan
Tanda diterimanya ibadah umrah atau haji seseorang adalah membaiknya kualitas ketakwaan dan akhlaknya setelah kembali ke Tanah Air. Oleh karena itu, bimbingan bersama asatidzah UMI Travel selalu ditutup dengan nasihat berharga tentang cara merawat semangat ibadah, menjaga shalat berjamaah, dan mempertahankan kemurnian tauhid sepulang dari Baitullah.
Kesalahan Umum Saat Umrah yang Dapat Dihindari dengan Bimbingan Sunnah
Mengapa pendampingan ustadz yang memahami fikih sunnah begitu krusial? Karena di lapangan, masih banyak sekali kekeliruan yang sering dilakukan oleh jamaah akibat minimnya bimbingan ilmu. Bersama travel umroh sesuai sunnah, Anda akan dibimbing untuk menghindari berbagai kekeliruan berikut:
1. Mengkhususkan Doa Tertentu untuk Setiap Putaran Thawaf dari Buku Saku Tanpa Dalil
Dalam tuntunan Rasulullah ﷺ, tidak ada kewajiban membaca doa khusus untuk putaran pertama hingga putaran ketujuh secara kaku. Bacaan khusus yang dicontohkan Nabi ﷺ pada putaran thawaf adalah membaca doa "Rabbana aatina fid-dunya hasanah..." saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad. Adapun di sepanjang sisi Ka'bah lainnya, jamaah bebas berdzikir, membaca Al-Qur'an, dan memanjatkan doa apa saja dari hati yang paling dalam.
2. Salah Mempraktikkan Idhthiba' dan Raml bagi Jamaah Laki-Laki
Idhthiba' (membuka bahu kanan dengan menyampirkan kain ihram melalui bawah ketiak kanan ke bahu kiri) dan Raml (berjalan cepat dengan langkah pendek pada tiga putaran pertama) hanya disyariatkan ketika melakukan Thawaf Umrah (Thawaf Qudum). Ketika thawaf telah selesai dan jamaah hendak melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, kedua bahu wajib ditutup kembali dengan kain ihram. Banyak jamaah yang tidak dibimbing tetap membiarkan bahu kanannya terbuka saat shalat maupun saat melakukan sa'i.
3. Menyakiti Sesama Muslim Demi Mencium Hajar Aswad
Para asatidzah di UMI Travel selalu menanamkan kaidah fikih yang sangat indah: mencium Hajar Aswad hukumnya adalah sunnah, sedangkan menjaga keselamatan diri dan tidak menyakiti tubuh sesama Muslim hukumnya adalah wajib. Sesuatu yang sunnah tidak boleh dikejar dengan cara melanggar yang wajib. Apabila kondisi sangat padat, tuntunan Rasulullah ﷺ adalah cukup memberikan isyarat dengan tangan dari kejauhan sambil bertakbir (Bismillahi wallahu akbar) tanpa perlu berdesak-desakan.
4. Tahallul Hanya dengan Menggunting Dua atau Tiga Helai Rambut
Saat menyelesaikan putaran ketujuh sa'i di bukit Marwah, jamaah wajib melakukan tahallul (mencukur atau memendekkan rambut). Tuntunan yang benar bagi laki-laki adalah menggundul habis (halq)—yang didoakan ampunan tiga kali oleh Rasulullah ﷺ—atau memendekkan rambut secara merata di seluruh bagian kepala (taqshir), bukan sekadar menggunting beberapa helai rambut di bagian depan saja. Adapun bagi jamaah wanita, disyariatkan memotong ujung rambutnya sepanjang kurang lebih satu ruas jari.
Pilihan Program Layanan di PT UMI Tour & Travel
Sebagai biro perjalanan yang telah berpengalaman melayani berbagai segmen masyarakat, PT UMI Tour & Travel menyediakan ragam pilihan program yang dapat disesuaikan dengan jadwal dan anggaran Anda tanpa sedikit pun mengurangi kualitas bimbingan sunnahnya:
- Paket Umrah Reguler Berbintang: Solusi perjalanan ibadah yang nyaman, ekonomis, dan kompetitif dengan fasilitas hotel pilihan yang bersih serta layanan konsumsi bercita rasa nusantara.
- Paket Umrah VVIP (Hotel Bintang 5 Pelataran): Dirancang bagi jamaah yang menginginkan kenyamanan ekstra dan kemudahan akses maksimal ke Masjidil Haram serta Masjid Nabawi, sangat ideal untuk membawa orang tua tercinta atau keluarga besar.
- Paket Umrah Tematik (Plus Thaif, Kajian Sirah Badar & 2x Jumat): Program unggulan yang memadukan ibadah umrah dengan ekspedisi keilmuan menyusuri jejak sejarah perjuangan Rasulullah ﷺ bersama para asatidzah spesialis Sirah Nabawiyah.
- Umrah Private & Korporat (Custom Group): Layanan eksklusif bagi keluarga besar, instansi perusahaan, maupun komunitas pengajian yang ingin mengatur jadwal keberangkatan, maskapai, dan spesifikasi hotel secara fleksibel.
- Program Haji Khusus (Kuota Resmi Kemenag) & Haji Furoda: Layanan penyelenggaraan ibadah haji resmi di bawah izin PIHK 433 Tahun 2021 dengan masa tunggu yang jauh lebih singkat dibandingkan haji reguler, tenda ber-AC dekat Jamarat, serta bimbingan manasik intensif dari para ustadz utama UMI Travel.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Seputar Travel Umroh Sesuai Sunnah
1. Apakah PT UMI Tour & Travel sudah terdaftar resmi di Kementerian Agama RI?
Ya, PT UMI Tour & Travel merupakan penyelenggara resmi yang telah mengantongi izin ganda dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu izin umrah PPIU Nomor U.298/2020 dan izin Haji Khusus PIHK Nomor 433 Tahun 2021.
2. Siapa saja ustadz yang membimbing keberangkatan umrah di UMI Travel?
Keberangkatan jamaah UMI Travel dibimbing oleh jajaran asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah yang berkompeten, di antaranya Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, Ustadz Fariq Gasim Anuz, Ustadz Muhammad Badar Bajri, S.Pd, Ustadz Adam Badar Bajri, Lc (Alumni UIM), Ustadz Muhammad Halid Syar'ie, Lc (Alumni UIM), Ustadz Anis Abu Ayyub, Lc., M.A., Ustadz Syafiq Faisal Alweiny, Lc, dan Ustadz Muhammad Yasir Abdullah Badjri, Lc. Profil lengkap dan video kajian mereka dapat diakses di https://www.umitravel.id/p/pembimbing.html.
3. Apakah jamaah pemula yang belum hafal doa-doa umrah bisa mengikuti program ini?
Sangat bisa. Dalam tuntunan sunnah, ibadah umrah justru sangat mudah dan tidak memberatkan jamaah dengan keharusan menghafal doa-doa panjang yang mengikat di setiap putaran. Selain mendapatkan buku panduan saku dan pembekalan manasik sebelum berangkat, jamaah akan dituntun secara langsung oleh ustadz pembimbing selama berada di Tanah Suci.
4. Bagaimana sistem pembimbingan bagi jamaah wanita dan lansia?
UMI Travel memberikan perhatian penuh terhadap kenyamanan jamaah wanita dan lansia. Tersedia sesi tanya jawab khusus fikih wanita (terkait hukum haid dan istihadhah saat umrah), layanan pendampingan kursi roda bagi yang membutuhkan, serta pemilihan akomodasi dan transportasi (termasuk Kereta Cepat Haramain) yang meminimalkan kelelahan fisik.
5. Bagaimana cara mengecek jadwal keberangkatan bersama ustadz pembimbing tertentu?
Anda dapat melihat profil ustadz di halaman Pembimbing Resmi UMI Travel atau langsung menghubungi layanan konsumen resmi kami melalui WhatsApp di nomor 0813-8835-8181 untuk menanyakan jadwal kloter keberangkatan terdekat beserta rincian paketnya.
Wujudkan Umrah Mabrur di Atas Ilmu yang Shahih
Perjalanan menuju Baitullah adalah momentum spiritual yang mungkin tidak terulang setiap tahun dalam hidup kita. Jangan biarkan ibadah yang begitu mulia ini berlalu hanya sebagai rutinitas perjalanan fisik tanpa ruh keilmuan. Dengan menjatuhkan pilihan pada travel umroh sesuai sunnah yang memiliki legalitas resmi Kementerian Agama RI serta didampingi oleh jajaran ustadz pembimbing yang lurus pemahamannya, Anda telah menyiapkan bekal terbaik untuk meraih predikat umrah yang mabrur.
PT UMI Tour & Travel siap menjadi mitra terpercaya perjalanan suci Anda dan keluarga—mulai dari langkah pertama mengikuti kajian manasik di Tanah Air, menyempurnakan setiap rukun ibadah di Makkah dan Madinah, hingga kembali pulang dengan membawa kenangan iman yang membekas sepanjang hayat.
Siap Menunaikan Umrah & Haji Sesuai Sunnah Bersama Ustadz Pilihan Anda?
Hubungi tim konsultan resmi PT UMI Tour & Travel untuk mendapatkan informasi jadwal keberangkatan terdekat, ketersediaan seat, dan rincian fasilitas hotel bintang 5.
